Teks Khutbah Jumat Singkat NU Awal Bulan Safar Lengkap Dengan Doa: Bulan Safar dan Momentum Menghargai Waktu

- 1 September 2022, 13:30 WIB
Teks khutbah Jumat singkat NU tentang awal bulan Safar lengkap dengan bacaan doanya.
Teks khutbah Jumat singkat NU tentang awal bulan Safar lengkap dengan bacaan doanya. /Dok. babelprov.go.id

BERITA DIY - Simak khutbah Jumat singkat NU awal bulan Safar dengan tema ‘Bulan Safar dan Momentum Menghargai Waktu’.

Teks khutbah Jumat singkat kali ini dapat disampaikan para khatib yang akan bertugas esok hari sebelum melaksanakan sholat Jumat.

Khutbah Jumat singkat bulan Safar kali ini disusun oleh Alif Budi Luhur. Penyampaian khutbah Jumat mempunyai dua rangkaian, yaitu khutbah pertama dan khutbah kedua yang dipisahkan oleh duduk.

Dilansir Berita DIY dari laman islam.nu.or.id, berikut bacaan khutbah Jumat singkat NU bulan Safar lengkap dengan bacaan doanya.

Khutbah I

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ خَلَقَ الزّمَانَ وَفَضَّلَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ فَخَصَّ بَعْضُ الشُّهُوْرِ وَالأَيَّامِ وَالَليَالِي بِمَزَايَا وَفَضَائِلِ يُعَظَّمُ فِيْهَا الأَجْرُ والحَسَنَاتُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى الرَّشَادِ. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ علَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمّدٍ وَعَلَى آلِه وأصْحَابِهِ هُدَاةِ الأَنَامِ في أَنْحَاءِ البِلاَدِ. أمَّا بعْدُ، فيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى بِفِعْلِ الطَّاعَاتِ فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Singkat Terbaru di Awal Bulan Safar 2022: Bersyukur atas Nikmat Sehat

Jamaah shalat Jumat hafidhakumullâh, Pada zaman jahiliah, berkembang anggapan bahwa bulan Safar adalah bulan sial atau dikenal dengan istilah tasyâ-um.

Bulan yang tidak memiliki kehendak apa-apa ini diyakini mengandung keburukan-keburukan sehingga ada ketakutan bagi mereka untuk melakukan hal-hal tertentu. Pikiran semacam ini juga masih menjalar di zaman sekarang.

Halaman:

Editor: Bagus Aryo Wicaksono


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah