Syarat Perjalanan Udara Terbaru Pakai Tes PCR, Ini Perbedaan PCR dan Swab Antigen

- 22 Oktober 2021, 17:49 WIB
ILUSTRASI - Begini perbedaan dari tes swab PCR dan Antigen, syarat perjalanan pesawat harus negatif Covid-19 H-2 keberangkatan dengan tes PCR.
ILUSTRASI - Begini perbedaan dari tes swab PCR dan Antigen, syarat perjalanan pesawat harus negatif Covid-19 H-2 keberangkatan dengan tes PCR. /Pixabay/Stephan Hoesl

BERITA DIY - Syarat naik pesawat terbaru yang berlaku mulai 24 Oktober 2021 di wilayah Jawa Bali, kini butuh hasil tes PCR. Apa bedanya tes PCR dengan Antigen, simak penjelasannya di bawah ini.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali, naik pesawat harus melampirkan bukti negatif Covid dengan tes PCR minimal H-2 keberangkatan.

Kenapa tes swab PCR lebih utama digunakan ketimbang hasil tes swab Antigen, berikut perbedaan dari keduanya.

Baca Juga: Perjalanan ke Bali Tes PCR? Ini Syarat Naik Pesawat Terbaru PPKM per 24 Oktober 2021

PCR atau Polymerase Chain Reaction menggunakan target deteksi materi genetik DAN dan RNA dari virus SARS-COV 2. Nama lainnya bisa disebut nucleid acid amplification test (NAAT).

 Metode tes PCR dilakukan dengan cara pengambilan sampel cairan atau bisa juga lendir yang terdapat di hindung atau tenggorokan.

Pengambilan sampel ini menggunakan alat khusus yang bentuknya mirip seperti cotton bud. Alat ini hanya digunakan sekali pakai.

Baca Juga: Jadwal dan Syarat Terbaru SKD CPNS 2021, Lengkap dengan Daftar Harga Swab PCR dan Antigen

Setelah sampel swab PCR di dapat, sampel ini disimpan dalam wadah steril dan disegel untuk di tes di laboratorium. Dari proses inilah hasil PCR membutuhkan waktu hingga 24 jam atau setidaknya sehari untuk hasil tes keluar.

Proses uji di laboratorium akan mendeteksi apakah ada atau tidak virus SARS-COV 2 dalam sampel, dengan mengubah RNA menjadi DNA.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan tes PCR sebagai standar tertinggi untuk tes Covid-19. Ini berarti akurasi tes PCR memiliki ketepatan yang tinggi.

Baca Juga: Info Terbaru Rincian Harga Tes PCR dan Antigen Covid-19 di Kimia Farma, Resmi Turun Sesuai Intruksi Jokowi

Adapun swab Antigen target deteksinya materi genetic atau protein spesifik dari virus SARS-COV 2. Zat ini dapat berupa protein, atau polarisakarida.

Ketika tubuh terinfeksi oleh suatu virus, tubuh secara otomatis akan merespon dengan mengeluarkan protein spesifik tertentu. Karena virus SARS-COV 2 memiliki beberapa antigen yang sudah dikenal, swab Antigen ini dapat menfeteksi keberadaan antigen virus dalam tubuh.

Sehingga dapat diketahui apakah seseorang telah terinfeksi Covid-19 atau tidak. Sampel Antigen sama seperti PCR dengan lendir dari hidung atau tenggorokan.

Baca Juga: Syarat Terbaru Tes CPNS LENGKAP: Sudah Divaksin dan Bawa Hasil PCR atau Rapid SWAB Antigen

Hasil swab Antigen bisa diketahui positif jika dalam tubuh sudah memiliki banyak virus dengan jumlah tinggi. Sehingga kurang akurat jika jumlah virus dalam tubuh sedikit, hasilnya bisa saja negatif. Maka diperlukan PCR untuk memastikan ketepatan diagnosis.

Demikian perberdaan dari tes swab PCR dan Antigen untuk virus Covid-19***

 

Editor: Iman Fakhrudin


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah