Gejala Virus Corona Varian XBB yang Terdeteksi di Indonesia, Waspada Batuk Terus Menerus hingga Sakit Kepala

- 24 Oktober 2022, 09:18 WIB
Gejala virus corona varian XBB, apa saja tanda kena COVID-19 XBB, apakah virus corona XBB berbahaya dan cara cek COVID XBB.
Gejala virus corona varian XBB, apa saja tanda kena COVID-19 XBB, apakah virus corona XBB berbahaya dan cara cek COVID XBB. /Pixabay/MintBlack4u/

BERITA DIY - Saat ini banyak yang cari informasi mengenai gejala virus corona varian XBB, apa saja tanda kena COVID-19 XBB, apakah virus corona XBB berbahaya.

Yuk ketahui gejala virus corona varian XBB yang terdeteksi di Indonesia, mulai dari batuk terus menerus, diare hingga sakit kepala.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta semua pihak bekerja sama memperkuat efektivitas PPKM dan protokol kesehatan usai varian XBB ditemukan.

“Singapura sekarang kasusnya naik lagi ke 6.000 per hari, karena ada kasus varian baru yaitu XBB. Varian ini juga sudah masuk di Indonesia dan sedang kita amati terus,” kata Budi dikutip dari Antara.

Baca Juga: Alasan Shopee Indonesia PHK Karyawan, Apakah Terkait Pandemi Covid-19?

Budi menekankan negara belum bisa dikatakan aman dari pandemi COVID-19. Sebab berbagai mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi, meski Indonesia berhasil mengendalikan pandemi lebih baik dibandingkan pada awal tahun 2020 saat pertama kali pandemi terjadi, atau pada saat bulan Juli 2021 lalu akibat varian Delta.

Contohnya adalah varian XBB dan BA.2.7.5 sudah terjadi di India. Saat ini pun, varian XBB pun sudah mengepung negara tetangga seperti Singapura dan Australia.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan bahwa kasus harian COVID-19 bertambah sebanyak 1.685 orang hingga Minggu kemarin.

Data Satgas COVID-19 menyebutkan dengan adanya penambahan kasus harian itu maka total kasus terkonfirmasi positif sejak Maret 2020 berjumlah 6.470.961 orang.

Baca Juga: Solusi Lupa Tanggal Vaksin Pertama, Kedua atau Ketiga, Ini Cara Melihat Sertifikat Vaksin Covid-19 Lewat WA

Disebutkan, provinsi yang menjadi penyumbang penambahan kasus terbanyak yakni DKI Jakarta 643 kasus, Jawa Timur 279 kasus, Jawa Barat 209 kasus, Banten 139 kasus, dan Jawa Tengah 95 kasus.

Sementara itu tercatat angka kesembuhan COVID-19 bertambah 1.206 orang. Dengan penambahan angka kesembuhan itu maka total kesembuhan COVID-19 sejak Maret 2020 berjumlah 6.293.147 orang.

Satgas mencatat, penambahan angka kesembuhan COVID-19 terbanyak di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 377 orang, Jawa Timur 247 orang, Banten 195 orang, Jawa Barat 108 orang, dan Jawa Tengah 79 orang.

Sedangkan penambahan kasus meninggal tercatat sebanyak 13 orang, yakni di Provinsi Jawa Tengah empat orang, Jawa Timur dan DKI Jakarta masing-masing dua orang, Banten, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Bangka Belitung masing-masing satu orang.

Baca Juga: Apa Itu Virus Covid-19 Omicron XBB? Simak Penjelasan, Gejala, dan Perbedaan dengan Omicron Biasa

Lantas, apa saja gelaja varian corona XBB:

- Batuk terus menerus
- Sesak napas
- Mudah lelah dan lemas
- Demam atau menggigil kedinginan
- Sakit kepala
- Tidak mencium bau
- Sakit tenggorokan
- Mual atau muntah
- Sakit perut atau diare

Namun gejala tiap orang bisa jadi berbeda. Maka langkah paling baik untuk mendeteksi ialah dengan tes COVID-19.

Demikian penjelasan gejala virus corona varian XBB yang terdeteksi di Indonesia, mulai dari batuk terus menerus, diare hingga sakit kepala.***

Editor: MR Firmansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah