Jamaah Haji dan Umroh Tak Perlu Bawa Uang Cash Lagi? Begini Penjelasannya

- 9 April 2021, 14:51 WIB
ILUSTRASI: Jamaah haji dan umroh dari Indonesia tak perlu membawa uang tunai, berikut penjelasannya.
ILUSTRASI: Jamaah haji dan umroh dari Indonesia tak perlu membawa uang tunai, berikut penjelasannya. /PIXABAY/adliwahid

BERITA DIY – Masyarakat Indonesia yang berencana melaksanakan ibadah haji dan umroh kini tidak perlu lagi membawa uang cash atau tunai, namun cukup menggunakan QRIS.

Teknologi Quick Response Indonesia Standars (QRIS) dipersiapkan Bank Indonesia (BI) untuk mempermudah transaksi jamaah haji dan umroh ketika berada di Arab Saudi.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Wijayanto mengungkapkan jika saat ini Bank Indonesia tengah mempersiapkan kerjasama dengan Arab Saudi agar ke depannya jamaah haji dan umroh dari Indonesia tak perlu membawa uang cash.

Baca Juga: Persija vs Barito Putera: Jadwal, Link Live Streaming, dan Prediksi di 8 Besar Piala Menpora 2021

Tak hanya Arab Saudi, transaksi cross border QRIS juga sedang dipersiapkan dapat dipakai di Thailand juga Malaysia.

QRIS juga memungkinkan semua transaksi dari uang elektronik atau e-wallet dapat terhubung, sehingga kegiatan bertransaksi tidak perlu menggunakan banyak aplikasi.

QRIS sendiri merupakan kode respon cepat berbentuk kotak yang dipajang pada meja kasir untuk memudahkan transaksi pembayaran.

Tak hanya untuk transaksi ibadah haji atau umroh, QRIS juga diharapkan dapat membantu UMKM dan transaksi dalam perjalanan wisata.

Baca Juga: Sanksi Bagi PNS yang Nekat Mudik Lebaran 2021: Sanksi Bebas Jabatan hingga Dipecat Secara Tidak Hormat

Transaksi pembayaran dengan quick response code ini dikembangkan oleh BI untuk kalangan universal, serta bersifat inklusif.

Didukung dengan interkoneksi instrument, sistem pembayaran QRIS akan menjangkau kebutuhan spesifik negara, antar pelanggan, hingga antar instrument.

Dilansir dari laman Instagram resmi Bank Indonesia, @bank_indonesia, QRIS kini semakin praktis dengan sistem Tanpa Tatap Muka.

Baca Juga: Jadwal Puasa Ramadhan 2021 dan Imsakiyah DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan DIY

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bank Indonesia (@bank_indonesia)

 

Jadi pembeli tinggal meminta screen shot QRCode dari pedagang, kemudian mengunggahnya pada laman e-wallet saat bertransaksi.

QRIS yang disusun oleh BI bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), telah melalui uji coba QIRS Transfer, Tarik, serta Setor (TTS).***

Editor: Mufit Apriliani


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x