ISI Teks Khutbah Jumat Menyentuh Hati Terbaru 2023 Singkat Paling Bagus: Esensi Maulid Nabi Muhammad SAW - PDF

- 29 September 2023, 06:45 WIB
Ilustrasi Isi teks khutbah Jumat NU menyentuh hati terbaru 2023 singkat paling bagus tentang esensi Maulid Nabi Muhammad SA, link download PDF.
Ilustrasi Isi teks khutbah Jumat NU menyentuh hati terbaru 2023 singkat paling bagus tentang esensi Maulid Nabi Muhammad SA, link download PDF. /Pixabay/Mohammad Sheyriyar Shah

Artinya: Wahai manusia, tiada lain aku ini adalah rahmat yang dihadiahkan (oleh Allah untuk kalian).

Selain itu, penting juga mengingat pesan presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno dalam pidatonya pada peringatan Maulid Nabi tahun 1963 di Jakarta. Beliau menjelaskan bahwa hakikat merayakan Maulid Nabi tidak hanya memperingati kelahiran Nabi saja, bukan sekadar beliau dahulu adalah seorang nabi, namun yang kita rayakan adalah ajaran, konsepsi, dan agama yang beliau berikan kepada umatnya.

Seyogianya bagi kita untuk banyak-banyak bersyukur kepada Allah swt, karena telah mengutus seorang Nabi yang menjadi suri teladan yang mulia. Nabi diutus ke muka bumi ini tak lain adalah sebagai rahmat bagi seluruh alam, sebagaimana Allah swt berfirman.

Baca Juga: TEKS Khutbah Jumat NU Singkat Terbaru Tentang Akhir Bulan Safar Paling Bagus Lengkap dengan Doanya - LINK PDF

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

Artinya: Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam (QS Al-Anbiya: 107).

Imam al-Baidhawi dalam kitab tafsirnya menyebutkan sebab disebutnya pengutusan Nabi Muhammad saw, sebagai rahmat dan kasih sayang bagi seluruh alam ialah karena diutusnya nabi ke seluruh dunia di muka bumi ini menjadi sumber kebahagiaan dan kebaikan bagi kehidupan mereka di dunia maupun di akhirat kelak.

Imam Ibnu ‘Abbas menyebutkan dalam tafsirnya, siapa yang menerima ajaran kasih sayang yang dibawa nabi dan mensyukurinya, maka ia akan bahagia hidupnya. Sebaliknya, siapa yang menolak dan menentangnya, maka merugilah hidupnya.

Kasih sayang yang ditebarkan Nabi saw, bukanlah hanya ucapan semata, akan tetapi dalam hidup keseharian beliau praktikkan dan implementasikan dengan nyata. Kasih sayang ini bentuknya universal kepada seluruh makhluk ciptaan Tuhan. Bahkan kepada orang musyrik pun Nabi Muhammad saw berlaku santun dan mengasihi.

Tidakkah kita mengingat bagaimana dahulu Nabi saw, ketika hijrah ke Thaif untuk menghindari permusuhan dari kaumnya, namun ternyata di sana malah mendapat perlakuan yang kasar dan permusuhan yang lebih parah hingga nabi dilempari batu.

Halaman:

Editor: Muhammad Suria


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x