Tarif Dasar Kuota Internet Terpakai Saat Akses Aplikasi di Layanan Kuota Belajar? Ini Penjelasannya

- 7 Oktober 2020, 16:32 WIB
Besaran bantuan kuota data internet yang diterima setiap jenjang pendidikan.
Besaran bantuan kuota data internet yang diterima setiap jenjang pendidikan. /kuota-belajar.kemdikbud.go.id/

BERITA DIY-Bantuan kuota data internet Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tahap I dan II telah tersalurkan pada bulan September lalu.

Setiap jenjang menerima jumlah yang berbeda untuk besaran kuota internet tersebut.

Pada peserta didik jenjang PAUD menerima 20 GB/bulan, yang terdiri dari 5 GB Kuota Umum dan 15 GB Kuota Belajar.

Baca Juga: BLT BPJS Ketenagakerjaan Dijadwalkan Cair Hari Ini, Segera Cek Status Kepesertaan dan Saldo

Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah menerima 35 GB/bulan, dengan rincian 5 GB Kuota Umum dan 30 GB Kuota Belajar.

Pada pendidik jenjang PAUD dan pendidikan dasar dan menengah akan menerima 42 GB/bulan, yang terdiri dari 5 GB Kuota Umum dan 37 GB Kuota Belajar.

Sedangkan pada jenjang Dosen dan Mahasiswa akan menerima 50 GB/bulan, dengan rincian 5 GB Kuota Umum dan 45 GB Kuota Belajar.

Baca Juga: Cara Dapat Kuota Internet Gratis 50 GB dari Telkomsel, Bisa untuk Instagram, Youtube, hingga Netflix

Kuota Umum sendiri merupakan kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi, sedangan Kuota Belajar merupakan kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran.

Kuota Belajar Kemdikbud sendiri terbagi menjadi Kuota Pendidikan, Kuota Conference, dan Kuota Chat. Dimana masing-masing jenis Kuota Belajar tersebut telah ditentukan aplikasi apa saja yang termasuk kedalamnya oleh Kemdikbud.

Ada beberapa kendala terkait Kuota Belajar, salah satunya tarif kuota internet regular yang terpakai saat akses layanan Kuota Belajar Kemdikbud. Hal tersebut dikarenakan:

Baca Juga: Catat! Ini Syarat Dapat BLT Dana Desa Rp 13 Triliun dari Pemerintah, Lapor Aparat Desa agar Cair

  1. Kuota Belajar Kemdikbud telah habis.
  2. Pelanggan menggunakan VPN.
  3. Aplikasi-aplikasi yang tergabung di layanan Kuota Belajar Kemdikbud melakukan akses ke aplikasi/link pihak ketiga. Seperti:
  • Aplikasi yang tergabung pada Kuota Belajar Kemdikbud menggunakan platform pihak ketiga, seperti Google Services (Google Docs, Google Cloud, Google Drive, Google Analytic), dan lainnya.
  • Aplikasi yang tergabung pada layanan Kuota Belajar Kemdikbud mempunyai konten video yang mengarah ke YouTube, Facebook Services, dan lain sebagainnya.
  • Aplikasi yang tergabung pada layanan Kuota Belajar Kemdikbud mempunyai background data (seperti update aplikasi, dll).
  1. Pelanggan megakses menu lain selain aplikasi dan website yang tergabung dalam Layanan Kuota Belajar Kemdikbud.

Mekanisme penggunaan Kuota Belajar Kemdikbud sendiri memiliki alur sebagai berikut:

  1. Kuota Belajar dan Paket Internet Kemdikbud akan dipakai terlebih dahulu.
  2. Ketika kuota internet pendidikan tersebut sudah habis, maka akan mengkonsumsi kuota reguler.
  3. Selanjutnya, apabila kuota regular habis, maka tarif dasar secara otomatis akan dikenakan.

Baca Juga: Cara Dapat Bantuan Kuota Internet Gratis dari Kemdikbud, Lakukan Ini Jika Belum Terima

Saat kuota internet dan tarif dasar internet sudah habis, pelanggan dapat membeli beberapa paket yang telah disediakan oleh provider yang juga bekerja sama dengan Kemdikbud. Beberapa paket ini disediakan dengan promo dan harga yang lebih terjangkau untuk pendidik dan peserta didik.***

Editor: Mufit Apriliani

Sumber: Telkomsel


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah