Hukum Membaca Al Quran untuk Mengutip Ayat bagi Orang dalam Keadaan Junub, Boleh atau Tidak?

- 25 Juli 2022, 09:30 WIB
Ilustrasi. Apakah diperbolehkan membaca Al Quran atau mengutip ayat untuk berdalil bagi seseorang yang sedang junub. Ini penjelasan Kemenag terkait hukum masalah ini.
Ilustrasi. Apakah diperbolehkan membaca Al Quran atau mengutip ayat untuk berdalil bagi seseorang yang sedang junub. Ini penjelasan Kemenag terkait hukum masalah ini. /Freepik/jcomp

BERITA DIY - Berikut hukum membaca Al Quran untuk mengutip ayat bagi orang junub, apakah diperbolehkan atau tidak, ini penjelasan Kemenag terkait masalah ini.

Sebagian masyarakat belum mengetahui apa hukum bagi seseorang yang junub mengutip dalil dari ayat atau surah dalam Al Quran.

Diketahui, seseorang dalam keadaan junub dilarang membaca Al Quran meskipun hanya menggerakkan lisan tanpa memegang mushaf.

Lalu, apa hukum membaca ayat kitab suci Al Quran untuk mengutip sebuah dalil bagi seseorang yang sedang junub.

Baca Juga: Bacaan Doa Sholat Fajar, Niat, Tata Cara hingga Waktu Pelaksanaan Sholat Sesuai Sunnah 2 Rakaat

Dikutip dari Kemenag, dari Shalih Abd. Sami' Abi Azhari dalam kitab Jawahir Al-Iklil menjelaskan hukum membaca Al Quran bagi orang yang junub.

Diperbolehkan membaca Al Quran bagi orang yang junub, jika dibacakannya di dalam hati.

Seseorang yang sedang junub boleh membacakan ayat Al Quran di dalam hati sebab tidak dinilai membaca secara syariat.

Adapun beberapa surah dan ayat dalam Al Quran yang boleh dibacakan oleh orang yang junub dengan menggunakan lisan atau bersuara.

Baca Juga: Doa Membersihkan Hati dan Menghilangkan Pikiran Kotor dalam Islam Lengkap Tulisan Arab, Latin, serta Artinya

Surah dan ayat yang dimaksud yaitu yang bertujuan untuk memohon perlindungan seperti ayat Kursi, surah Al-Ikhlas, surah Al-Falaq dan Al-Nas,

Selain itu, terdapat ayat-ayat lainnya seperti ayat ruqyah untuk mengusir setan dan ayat dengan tujuan berdalil atas suatu hukum syar’i.

Sehingga, hukum membaca Al Quran bagi orang junub diperbolehkan apabila dibacakan dengan hati atau boleh membaca dengan lisan untuk surah dan ayat tertentu.

Itulah hukum bagi seseorang yang sedang junub membaca Al Quran atau mengutip ayat untuk berdalil. Ini penjelasan Kemenag terkait masalah ini.***

Editor: Aziz Abdillah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah