Perusahaan HTI Nyatakan Siap Lindungi Habitat Gajah di Sumatra Selatan

- 23 April 2021, 04:04 WIB
Ilustrasi: PT BMH yang merupakan perusahaan perkebunan Hutan Tanam Industri (HTI) menyatakan siap melindungi habitat gajah di Sumatra Selatan.
Ilustrasi: PT BMH yang merupakan perusahaan perkebunan Hutan Tanam Industri (HTI) menyatakan siap melindungi habitat gajah di Sumatra Selatan. /Pixabay/Dariusz Labuda/.

BERITA DIY - PT Bumi Mekar Hijau (BMH) di Sumatera Selatan">Sumatera Selatan yang merupakan perusahaan perkebunan Hutan Tanam Industri (HTI) menyatakan perusahaannya siap menjaga habitat gajah sumatera (elephas maximus sumatranus) yang selalu melintasi areal konsesinya.

Dikutip dari Antara News, HSE Head PT Bumi Mekar Hijau (BMH) Acok Nuryadi mengatakan, gajah-gajah itu secara terus menerus melintasi areal konsesi di Sugihan – Simpang Heran, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Acok yang berada di Palembang memaparkan, Rabu, 21 April 2021, terdapat dua kelompok gajah yang melintasi kawasan HTI, yaitu Kelompok Ketupak sekitar 20 ekor dan Kelompok Penyabungan sekitar 11 ekor.

“Kami menyadari bahwa jalur Sugihan-Simpang Heran ini sangat penting bagi kelompok gajah tersebut sehingga telah dilakukan langkah-langkah agar populasinya tetap terjaga,” kata Acok.

Baca Juga: Atta Halilintar Umumkan Positif COVID-19 Lagi, Bagaimana dengan Aurel Hermasyah?

Selain ditemukannya kotoran gajah, jejak, dan bekas areal yang dilewati dari kawanan mamalia tersebut, jelas Acok, keberadaan gajah tersebut juga dapat dideteksi melalui perjumpaan langsung.

Perusahaan HTI tersebut melakukan beberapa langkah untuk mempertahankan koridor (jalur jelajah) gajah tersebut. Di antaranya, melakukan pengayaan pakan dengan menanam rumput yang disukai kawanan gajah tersebut di jalur yang tepat dan membuat salt lick di titik perjumpaan gajah sebagai tempat untuk mendapatkan garam alami sebagai asupan garam mineral.

Tak sampai di situ, perusahaan HTI secara rutin berpatroli juga memasang rambu-rambu lintasan gajah dan papan peringatan larangan berburu sebagai langkah-langkah aktif untuk mencegah perburuan gajah.

Perihal pencegahan terjadinya konflik antara gajah dengan manusia, perusahaan juga memiliki langkah yang menarik, yakni sebelum kegiatan pemanenan dilakukan, terlebih dahulu perusahaan akan melakukan survei keberadaan gajah di sekitar areal petak.

 Tim Satgas Mitigasi Konflik Satwa juga dihadirkan perusahaan yang merupakan mitra pemasok APP Sinar Mas ini. Jika terjadi konflik tinggi tim satgas ini akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kehutanan dan BKSDA Sumatera Selatan">Sumatera Selatan.

Halaman:

Editor: Adestu Arianto

Sumber: Antara News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X