Hari Donor Darah Sedunia: Ketahui Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan Tubuh

- 14 Juni 2021, 17:52 WIB
Ilustrasi - Peringatan hari donor darah sedunia setiap tanggal 14 Juni.
Ilustrasi - Peringatan hari donor darah sedunia setiap tanggal 14 Juni. /pixabay/ siberian_beard

BERITA DIY – Hari Donor Darah Sedunia diperingati setiap tanggal 14 Juni, bertepatan dengan hari kelahiran Karl Landsteiner, pemenang hadiah Nobel yang menemukan sistem golongan darah utama yaitu A, B, dan O.

Peringatan hari donor darah sedunia ini ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) sejak tahun 2005. Penetapan peringatan hari donor darah sedunia ini merupakan wujud terima kasih kepada para pendonor darah yang telah menyelamatkan nyawa sesamanya.

Jika membicarakan apa saja manfaat mendonorkan darah bagi mereka yang membutuhkan, tidak akan pernah ada habisnya. Dilansir dari Healthline, menurut Palang Merah Amerika, satu sumbangan dapat menyelamatkan sebanyak tiga nyawa.

Baca Juga: 7 Manfaat Daun Pepaya Untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Adalah Obat Anti-Kanker Prostat

Donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerimanya, namun juga terdapat manfaat kesehatan bagi pendonor juga, selain manfaat berupa membantu orang lain. Donor darah memiliki manfaat bagi kesehatan emosional dan fisik seseorang.

Menurut sebuah laporan oleh Yayasan Kesehatan Mental, manfaat donor darah bagi kesehatan mental meliputi, mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, membantu menyingkirkan perasaan negatif, memberikan rasa memiliki dan mengurangi isolasi diri.

Donor darah juga membawa manfaat bagi kesehatan fisik. Penelitian telah menemukan bukti lebih lanjut tentang manfaat kesehatan yang datang secara khusus dari mendonorkan darah.

Baca Juga: 7 Manfaat Olahraga Yoga untuk Kesehatan Mental dan Fisik, Nomor 2 Penting Sekali untuk Disimak

Salah satu manfaat donor darah bagi kesehatan fisik adalah mengetahui bagaimana keadaan nadi, tekanan darah, suhu tubuh dan kadar hemoglobin dalam tubuh. Pemeriksaan keempat komponen ini meningkatkan deteksi dini kondisi medis yang mendasi penyakit tertentu, seperti penyakit hepatitis B, hepatitis C, HIV, Sipilis dan Trypanosoma Cruzi.

Halaman:

Editor: Arfrian Rahmanta

Sumber: Healthline


Tags

Artikel Terkait


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X