Maaf, BSU Tahap 6 Tidak Akan Cair ke 4 Rekening Berikut, Cek BLT Subsidi Gaji via Chat WA BPJS Ketenagakerjaan

- 16 November 2021, 09:22 WIB
Ternyata ada empat rekening yang gagal lolos BSU tahap 6, cek BLT Subsidi Gaji via chat WA nomor BPJS Ketenagakerjaan.
Ternyata ada empat rekening yang gagal lolos BSU tahap 6, cek BLT Subsidi Gaji via chat WA nomor BPJS Ketenagakerjaan. /Tangkap layar bsu.kemnaker.go.id

BERITA DIY - Simak empat rekening yang tidak akan dapat BSU tahap 6 berikut dengan cara cek BLT Subsidi Gaji melalui chat WhatsApp (WA) nomor BPJS Ketenagakerjaan.

Kemnaker berencana akan menggenapkan jumlah target BSU kepada 8,7 juta karyawan di seluruh Indonesia. Bantuan dengan nama lain BLT Subsidi Gaji dicairkan melalui transfer rekening

Selain itu, Kemnaker mengacu data calon penerima dari BPJAMSOSTEK, sehingga karyawan/pekerja bisa cek status lolos BSU melalui nomor WA BPJS Ketenagakerjaan yang akan disebutkan di artikel ini.

Baca Juga: Login BSU di BPJS Ketenagakerjaan Untuk Cek Status dan Cara Pencairan BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Hingga saat ini Kemnaker melaporkan ada sebanyak 6,9 juta orang yang telah menerima manfaat BSU. Masih ada 1,7 juta karyawan yang namanya didaftarkan sebagai calon penerima BLT Subsidi Gaji.

Bagi pekerja yang telah memenuhi syarat penerima BSU dan memiliki rekening Himbara (BRI, BTN, Mandiri, dan BNI) bisa menunggu BLT Subsidi Gaji Rp1 juta otomatis cair.

Kendati demikian, bagi karyawan yang merupakan nasabah Bank swasta, harus menunggu Kemnaker membukakan rekening kolektif agar BSU cair. Hubungi perusahaan tempat di mana Anda bekerja atau kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

Baca Juga: Tak Masuk Daftar saat Cek BSU Bisa Dapat BLT Subsidi Gaji Desember 2021! Chat WA BPJS Ketenagakerjaan Ini

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji Bulan November 2021 Cair, Login bsu.kemnaker.go.id dan Cek Syarat Dapat BSU Rp 1 Juta

Sayangnya BSU tahap 6 tidak cair jika pekerja memiliki empat status rekening berikut:

Halaman:

Editor: Inayah Bastin Al Hakim


Tags

Artikel Terkait


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network