BLT Subsidi Gaji Masih Tersisa 5,5 Juta Orang, Ada 7 Alasan NIK Tak Terdafttar Penerima BLT Subsidi Gaji

- 23 September 2021, 10:19 WIB
ILUSTRASI - Ada tujuh alasan mengapa NIK karyawan tidak terdaftar sebagai penerima BSU atau BLT Subsidi Gaji senilai Rp1 juta.
ILUSTRASI - Ada tujuh alasan mengapa NIK karyawan tidak terdaftar sebagai penerima BSU atau BLT Subsidi Gaji senilai Rp1 juta. /Tangkap layar bsu.kemnaker.go.id

BERITA DIY - Simak info tentang BLT Subsidi Gaji yang masih menyisakan kuota 5,5 juta karyawan beserta tujuh alasan mengapa NIK tak terdaftar sebagai penerima BSU senilai Rp1 juta.

Sebanyak 3,2 juta karyawan telah menerima manfaat program bantuan subsidi gaji/upah (BSU) melalui transfer langsung ke rekening pekerja pada tahap 1-3. Sementara, Kemnaker memastikan 8,7 juta orang bakal mengantongi BLT Subsidi Gaji tahun 2021.

Hingga saat ini, Kemnaker gencar mencairkan BLT Subsidi Gaji yang sedang dalam proses distribusi tahap 4 dan 5. Hal ini menyusul dampak yang diterima oleh pekerja selama pemberlakuan PPKM.

Baca Juga: Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Belum Tentu Dapat BLT Subsidi Gaji, Simak 4 Tanda Jadi Penerima BSU Rp1 Juta

Bahkan, Kemnaker menetapkan salah satu syarat bahwa buruh harus bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 agar saldo rekening bertambah Rp1 juta dari bantuan BSU.

Adapun link kemnaker.go.id dan bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id bisa digunakan untuk memantau status BSU apakah karyawan bakal menerima atau tidak, hanya dengan melampirkan NIK dan data diri.

Jika karyawan mendapat notifikasi yang menyatakan sebagai calon penerima, maka masyarakat hanya tinggal menunggu tambahan saldo Rp1 juta di rekening.

Baca Juga: Karyawan Gaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Dapat BSU Tahap 4 dan 5, Simak Ketentuan BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta

Tetapi, kalau NIK tidak terdaftar kemungkinan ada tujuh penyebab yang mendasari bahwa pekerja berpotensi gagal untuk menerima manfaat BSU. Ini ciri-cirinya:

1. Tidak bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4

Halaman:

Editor: Inayah Bastin Al Hakim


Tags

Artikel Terkait


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X