Ini Penyebab Karyawan Belum Dapat BLT Subsidi Gaji BPJS, Pastikan Namamu ada di Link Ini

- 27 November 2020, 11:36 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memastikan bantuan BLT Subsidi Gaji BPJS tahap 5 sudah disalurkan ke karyawan.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memastikan bantuan BLT Subsidi Gaji BPJS tahap 5 sudah disalurkan ke karyawan. /twitter.com/idafauziyah

BERITA DIY - Bantuan BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan sudah cair hingga tahap 5 ke 11,052 juta karyawan. Pekerja yang hingga hari ini, Jumat 27 November 2020 BSU Rp 1,2 juta belum cair ke rekening dikarenakan beberapa penyebab.

Berdasarkan data terakhir yang dirilis Kementerian Ketenagakerjaan, meskipun BLT Subsidi Gaji BPJS sudah disalurkan hingga tahap 5, namun baru 5,9 juta karyawan yang ditransfer oleh bank penyalur hingga 23 November 2020 lalu.

Artinya baru setengah dari jumlah penerima yang bantuannya sudah cair. Sehingga karyawan yang memenuhi syarat dan sampai hari ini belum dapat agar bersabar.

"Pemerintah kembali menyalurkan bantuan subsidi gaji batch V untuk termin kedua ini kepada 567.723 pekerja/buruh, " kata Menaker Ida di Jakarta,  Rabu (25/11/2020).

Baca Juga: Cara Dapat BLT Banpres UMKM dan Syarat NIK KTP Ada di eform.bri.co.id/bpum agar BPUM Cair

Baca Juga: Hore! Pemerintah Beri Bantuan APB Rp 1 Juta Per Orang, Cek NIK KTP di apb.kemdikbud.go.id

Kemudian, jika berkaca dari penyaluran termin 1 yang mencapai 12,4 juta karyawan, maka masih ada selisih sekitar 1,3 juta karyawan yang belum disalurkan.

Hingga saat ini belum ada informasi resmi dari Kemnaker terkait hal ini. Terlebih seperti diberitakan Berita DIY sebelumnya, pihaknya menemukan data karyawan yang diduga bergaji di atas Rp 5 juta yang dapat bantuan ini di termin 1.

Oleh karena itu jika karyawan tersebut tidak lagi ditransfer di termin 2 sesuai persyaratan, maka sangat wajar jika ada pengurangan jumlah penerima bantuan BLT Subsidi Gaji BPJS di termin 2 ini.

Halaman:

Editor: Iman Fakhrudin


Tags

Artikel Terkait


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X