Yogya Alami Suhu Terendah di Pekan Ini, Capai 17 Derajat Celcius

- 1 Agustus 2020, 09:25 WIB
DUA pohon Beringin di tengah Alun-alun Utara Yogyakarta.* //PORTALJOGJA/Bagus Kurniawan

BERITA DIY - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menyebutkan suhu udara di Daerah Istimewa Yogyakarta selama beberapa hari terakhir mencapai titik terendah 17 derajat celsius.

"Dalam dua sampai tiga hari ini, suhu minimum di malam hingga pagi hari mencapai 17-19 derajat Celsius atau cukup dingin," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Etik Setyaningrum seperti dilansir dari Antara, Sabtu 1 Agustus 2020.

Baca Juga: Pemprov DKI Somasi Ike Muti soal Tudingan Hapus Foto Jokowi untuk Dapat Proyek

Etik menjelaskan, suhu dingin dan kering yang dirasakan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini merupakan dampak dari intrusi atau bertiupnya angin yang berasal dari Australia atau monsoon dingin Australia.

"Intrusi angin dingin yang berasal dari Australia ini berdampak pada temperatur yang terasa dingin terutama di wilayah bagian selatan Indonesia, termasuk Yogyakarta," kata dia.

Intrusi angin dingin Australia ini, kata dia, di samping sifatnya dingin juga bersifat kering dengan kandungan uap air yang sangat rendah sehingga pertumbuhan awan saat ini juga sangat kecil terjadi.

Baca Juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Dibuka Minggu Depan, Ini Bocoran Kuota Peserta

Dengan kurangnya tutupan atau pembentukan awan, lanjut Etik, kemudian berdampak pula pada radiasi balik bumi ke atmosfer dengan cepat keluar dari bumi akibatnya temperatur di bumi menjadi cepat dingin.

Menurut Etik, tempetur dingin ini mengindikasikan pula bahwa wilayah DIY akan memasuki puncak musim kemarau.

Halaman:

Editor: Resya Firmansyah

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X