Profil Thomas Matulessy atau Dikenal Kapitan Pattimura: Berasal Daerah Mana dan Meninggal karena Apa?

- 5 Juli 2022, 16:40 WIB
Profil singkat Thomas Matulessy atau dikenal Kapitan Pattimura mengenai asal daerah mana dan meninggal karena apa?
Profil singkat Thomas Matulessy atau dikenal Kapitan Pattimura mengenai asal daerah mana dan meninggal karena apa? /Tangkap layar ditsmp.kemdikbud.go.id

BERITA DIY - Berikut profil Thomas Matulessy yang lebih dikenal dengan Kapitan Pattimura yang beberapa hari ini menjadi perbincangan warganet setelah dianggap sebagai seorang Islam dengan nama Ahmad Lussy.

Terlepas dari itu, banyak warganet yang bertanya-tanya dari mana asal dan meninggal karena apa Thomas Matulessy atau yang dikenal dengan Kapitan Pattimura tersebut.

Pahlawan nasional tersebut tidak asing dalam kehidupan masyarakat di Indonesia, sebab namanya diabadikan sebagai universitas, bandar udara, dan dalam uang pecahan seribu rupiah.

Dikutip BERITA DIY dari laman DITSMP Kemdikbud dijelaskan bahwa pahlawan nasional Thomas Matulessy berasal dari Maluku. Tepatnya Kapitan Pattimura lahir dari Haria, Saparua, Maluku Tengah pada 8 Juli 1783.

Baca Juga: Profil dan Biodata Bob Tutupoli, Meninggal Dunia Hari Ini: Karier Penyanyi, Pembawa Acara, dan Pemain Film

Thomas Matulessy memiliki ayah bernama Frans Matulessy dan ibunya bernama Fransina Silahoi. Kapitan Pattimura diketahui sebagai mantan Sersan Militer Inggris dan kemudian melakukan perlawanan terhadap VOC.

Karena tindakannya melawan VOC demi kepentingan masyarakat Indonesia pada waktu itu, kemudian Thomas Matulessy dikenal sebagai memimpin perlawanan rakyat Maluku melawan Belanda melalui perang Pattimura.

Pada tanggal tanggal 7 Mei 1817 dalam rapat umum di Baileu Negeri Haria, Thomas Matulessy dikukuhkan dalam upacara adat sebagai “Kapitan Besar” untuk melawan penjajahan di tanah Maluku.

Dalam melawan VOC, Kapitan Pattimura dibantu beberapa orang yang memiliki jiwa ksatria, yaitu Anthoni Rhebok, Philips Latumahina, Lucas Selano, Arong Lisapafy, Melchior Kesaulya dan Sarassa Sanaki, Martha Christina Tiahahu, dan Paulus Tiahahu.

Halaman:

Editor: Bagus Aryo Wicaksono


Tags

Terkait


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x