Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Anggota DPR Usulkan Beri Dua Bantuan Insentif ke Masyarakat

- 21 April 2021, 12:33 WIB
ILUSTRASI: Mudik lebaran.
ILUSTRASI: Mudik lebaran. /Dok. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.

BERITA DIY – Dua jenis insentif diusulkan Anggota Komisi DPR RI, Toriq Hidayat untuk meringankan masyarakat akibat dampak dilarangnya mudik Lebaran 2021.

Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik Lebaran 2021 mulai 6 hingga 17 Mei 2021.

Menurut Toriq, awak kendaraan seperti sopir hingga kondektur merupakan salah satu golongan masyarakat yang terdampak akibat ditiadakannya mudik Lebaran 2021.

Baca Juga: Profil Tim Big Six Liga Inggris yang Mundur dari ESL: Ada Manchester City, Liverpool, hingga Chelsea

“Konsekuensi dari penetapan larangan mudik Lebaran tahun ini, Pemerintah harus meringankan beban para awak kendaraan, mulai dari sopir hingga kondektur karena sebagian besar mereka adalah pekerja harian. Beban mereka sudah sangat besar sejak pandemi,” ungkap Toriq Hidayat, seperti dikutip ANTARANEWS, Rabu, 21 April 2021.

Menurut Toriq, berikut dua jenis bantuan yang harus diberikan pemerintah:

  1. Bantuan insentif langsung kepada para awak kendaraan
  2. Bantuan insentif untuk pengusaha angkutan umum agar beban usahanya berkurang.

Baca Juga: Mengharukan! Susi Pudjiastuti Mohon-mohon agar Jokowi Pikirkan Nasib Petani dan Tidak Impor Garam Ugal-ugalan

Toriq menambahkan, Organisasi Angkutan Darat (Organda) telah mengajukan usulan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kemenko Perekonomian untuk memberikan insentif kepada pengusaha angkutan umum.

Adapun biaya yang tidak dapat dihindari oleh pengusaha angkutan umum seperti perawatan, onderdil, serta gaji pekerja.

Usulah lain yang disampaikan Toriq Hidayat yaitu untuk meringankan beban kredit atau pemberian keringanan cicilan bagi pengusaha operator bus, melalui POJK Nomor 48/POJK.03/2020.

Halaman:

Editor: Mufit Apriliani


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah